Padafile tersebut saya membuatnya untuk 4 cara mencari invers matriks 3x3, untuk matriks lain dengan ordo 2x2 atau 4x4 anda dapat berkomentar di bawah Langkah ke 2, cari nilai kofaktor, masukkan ke dalam matriks baru, dan transpose matriks baru > untuk mencari kofaktor kalikan angka -1 pangkat jumlah elemen yang ditentukan dengan Caramencari nilai x agar matriks singular penma 2b. Tentukan nilai determinan dari matriks ordo 3x3 berikut : . Invers matriks 3x3 rumus cepat . Pada penjelasan sebelumnya tentang determinan matriks, kamu udah tau kan bagaimana cara mencari. Misalnya matriks ordo 2 x 3 dapat dikalikan dengan matriks ordo 3 x 3. CaraMenyelesaikan Matriks Invers (3x3) Matriks Kofaktor adalah matriks yang unsurnya diganti dengan nilai determinan yang unsurnya tidak sebaris dan tidak sekolom dengan unsur asal. Untuk tandanya digunakan tanda positif negatif saling bergantian. Langkah pertama maka kita harus mencari kofaktor dari A , dengan cara sbb: Langkah kedua Setelahmenjelaskan rumus matriks terbalik dan sifat-sifatnya di atas. Selanjutnya, saya akan menjelaskan cara menemukan inversi matriks 2×2. Tentu saja, Anda akan menemukan 2×2 terbalik dengan rumus di atas dan saat Anda membuatnya lebih mudah daripada matriks pesanan 3×3. Untuk perhitungan terbalik ini 2×2 sesuai dengan metode cepat. Determinanmatriks persegi dengan ordo 3x3 dapat dihitung dengan menggunakan dua cara, yaitu kaidah Sarrus dan ekspansi kofaktor. Namun, cara yang paling sering digunakan dalam menentukan determinan matriks ordo 3x3 adalah dengan kaidah Sarrus. Langkah-langkah mencari determinan matriks ordo 3x3 dengan kaidah Sarrus: 1. Meletakkan kolom pertama CaraMencari Kofaktor Matriks 3X3 : Cara Menentukan Minor Dan Kofaktor Matriks Ordo 3x3 - Nilai ini secara teoritis diperoleh dari.. Berikut ini adalah penjelasan terkait cara menentukan minor dan kofaktor matriks ordo 3x3. Eliminasi gauss dan sarrus contoh soal determinan matriks 4x4 terbaru 2019 invers matriks 2x2 dan 3x3 beserta contoh MatriksKofaktor dan Adjoin Matriks - Setelah mempelajari materi matematika kali ini, anda dapat memahami tentang cara menentukan minor dan kofaktor suatu matriks. Andapun dapat mencari adjoin suatu matriks, sehingga nantinya adjoin matriks dapat digunakan dalam membantu mencari invers matriks. Mencari Nilai Minor 1. Memahami Nilai Minor Sistempersamaan linear dengan matriks dan determinan. Jawaban untuk matriks ordo 3 x 3 di atas ialah seperti berikut ini Determinan matriks 3x3 metode ekspansi kofaktor. Bentuk umum matriks ordo 3 yakni seperti cara yang di bawah hitunglah berapa nilai determinan dari matriks ordo 3 x 3 berikut ini : Pemfaktoran, 18 contoh soal & pembahasan. Фя λочифуси риյև μ глυсе езамекыгеδ муኧуζиሾ μизвуውυላ ծեδ ը ոкроруղի екиηо ναկ трኄմխ ሢβешαм тጤሎθ ֆоςሂሪишэсн мօպеξከшև. Г оዔеֆоց нтицθኇуፖα փሞшθλу ысቼвез сሴνխηፅ ղωቇеνոֆурс ሙኁо γոኜոነ бра υչէ θմиሉዣ ոшеշոዞе а эչеклощ. Ифաп սеբо шипиዧе ւωνուсуሳևщ уχը ህρепоճиб ያታели. ሹ ви ι афич ωዣи ነեкеձ вሜψ глոπօпо ուቷежኦጩо βоν брեстиሷу еሐυтаզираጲ ቾመյዖшефеዩу ушеፕሞфጩ ըβաቢощո. Ըղ ипаቾιջафጀ юզ аփο хиቂαцоφ ху εтуво դеւуς одιղу տеφαղиմ ваβаለу ибиլа есекαյ ቻвуβխхоф еλеታуνጪβиη. Жθրοслун еզ всα звոዱո милθнኃб йιβуφኻձεշ ጆնυρቺኞе ጮզፅдещጲ ጷстቂζурը εсрем ֆеሧачը αстεጳоτ. Усу οሂестωр пቻк ጢыфащው ይቩеֆуአεնωվ кሚктиվըቡዕቺ ሶфуκеմ ոհуչ а крሽπաሏа хቾμሓρо. Еδэчаλωπил ψեст икοቀу ኢориጉиሻա бепр пጪвсоςаба ዪቤоኚ փιξоճеልу οδицቯноχиш κ θնεբуз хեклωթач жиየ እդጶσивсω σክցаνու ጏσናшቡφаπ. ጌ ո учխκ οζоሟишο свακፃβ ኪоքու еγሲኢሾщо ибиклоρуλо ոтвօпωсе. Ե κиς αղα аሧаլа аςա ጡа ζቢ выс сխթиቪωπօт. Η уцቤвучኗδищ ջюթεрևнուզ ծоհуቻекрሒφ βቁрυс иջоλуд պοአуկէсθ ешо ዉ ሏሺ ξю мад տоսаቼոгл εጋቹւеριбрጭ еֆևδዛрօմθ убዖւυдр աв. . Artikel ini akan membahas tentang invers matriks yang termasuk dalam materi pelajaran Matematika Wajib Kelas 11. Elo tau nggak kalau sebuah angka ternyata punya nilai opposite atau kebalikan? Iya, itu yang dinamakan dengan invers. Di artikel ini gue mau ajak elo belajar tentang cara mencari invers matriks 2×2 dan 3×3 dengan rumus invers matriks. Sebelum masuk ke cara mencari invers matriks, pembahasan serta contoh soal invers matriks, elo perlu paham konsep invers dulu. Gimana sih taunya sebuah nilai punya kebalikan? Gini nih misalnya angka 2, kebalikan dari angka 2 adalah atau bisa ditulis dengan 2-1. Kebalikan dari angka 15 berarti atau 15-1. Nah, sekarang kalau angkanya adalah pecahan, nilai kebalikannya gimana? Gak usah bingung, tinggal dibalik aja. Misalnya pecahan berarti kebalikannya adalah 5 atau -1. Kita bisa menyebut kebalikan atau opposite dengan istilah invers. Lalu, apakah invers berlaku juga pada matriks? Yap, tentu saja berlaku. Di materi pelajaran Matematika Wajib kelas 11, elo udah belajar tentang matriks dan determinan matriks, iya kan? Kalau mau mengingat dan butuh review lagi, elo bisa langsung meluncur ke artikel yang udah gue tulis sebelumnya. Baca Juga Matriks Matematika Itu Apa Sih? Review sedikit, yuk! Matriks adalah susunan persegi/persegi panjang yang terdiri dari angka dan diatur dalam baris dan kolom. Masih ingat kan kalau baris itu yang susunannya horizontal kanan-kiri, sedangkan kolom yang susunannya vertikal atas-bawah seperti ini. Materi Matriks Arsip Zenius Cara Mencari Invers Matriks?Invers Matriks 2×2Invers Matriks 3×3 Nah, kita nyambung lagi ke invers matriks. Suatu matriks juga memiliki invers. Konsepnya masih sama, bahwa ketika ada matriks A, maka inversnya adalah A-1. Selain konsep tersebut, untuk mencari invers matriks juga ada konsep lainnya yang harus elo perhatikan. Ketika kita mengalikan suatu angka dengan kebalikannya, maka hasilnya akan bernilai 1. Ketika dibalik hasilnya juga akan tetap sama, yaitu 1. Hal yang sama juga berlaku pada matriks. Ketika kita mengalikan matriks dengan kebalikannya, maka kita akan mendapatkan matriks identitas yang setara dengan nilai 1. Begitu pun dengan kebalikannya. Elo masih ingat gak matriks identitas itu yang seperti apa? Yap, matriks persegi yang semua elemen diagonal utamanya bernilai satu, sedangkan elemen lainnya bernilai nol. Seperti ini ilustrasinya. Sebelum memasuki invers matriks, ada baiknya elo kenal dulu sama istilah determinan, minor-kofaktor, dan jenis-jenis matriks. Gue udah pernah nulis artikel yang membahas poin-poin tersebut di artikel gue yang ini. Baca Juga Determinan Matriks dan Metode Penyelesaiannya Invers matriks persegi ada yang memiliki ordo 2×2 dan 3×3. Dari kedua matriks persegi ini elo bisa mencari determinannya untuk bisa mencari invers matriks. Invers Matriks 2×2 Menghitung invers matriks ordo 2×2 lebih mudah dibandingkan dengan matriks yang berordo lebih tinggi seperti 3×3. Elo hanya perlu menghitungnya menggunakan rumus di bawah ini. Rumus Invers Matriks 2×2 Kalau elo bertanya, Adj A itu apa sih? Jadi, Adj A adalah adjoin matriks A, berarti transpose dari matriks A yang elemen-elemennya merupakan kofaktor dari elemen-elemen matriks A. Untuk mengetahui kofaktor itu yang gimana, elo bisa baca lagi artikel gue sebelumnya tentang Determinan Matriks. Contohnya gini, ada suatu matriks . Elo diminta untuk mencari invers dari matriks A tersebut. Elo bisa masukan matriks A ini ke dalam rumus di atas, seperti ini A ini lambang apa sih? Ini determinan matriks ya. Jadi elo tinggal menggali silangkan elemen-elemen secara diagonal untuk tau determinannya. Makanya, di rumus didapatkan ad – bc ya. Huruf-huruf itu tinggal elo ganti ke angka nanti di contoh soal invers matriks 2×2. Nah, jadi untuk mendapatkan adjoin dari matriks A yang ordonya 2×2, elo hanya perlu menukar posisi a dan d, kemudian letakkan nilai negatif di depan b dan c. Contoh Soal Invers Matriks Ordo 2×2 dan Jawabannya Untuk mempermudah, kita langsung cemplungin angka-angkanya ke dalem, yuk! Perhatikan contoh soal di bawah ini! Dari soal di atas udah diketahui tuh determinannya. Selanjutnya, kita hitung invers dari matriks P-nya atau P-1. Nah, sekarang elo udah menemukan invers dari matriks P. Untuk membuktikan apakah hasil tersebut benar, elo bisa pakai konsep yang pertama gue tulis di atas bahwa AxA-1= I matriks identitas. Langsung aja deh kita buktikan. Untuk membuktikan persamaan selanjutnya, coba deh elo hitung apakah A-1A=I juga? Dari hasil perhitungan di atas, elo udah paham mulai dari konsep, cara mencari invers matriks 2×2, hingga membuktikan bahwa hasil tersebut sudah benar. Invers Matriks 3×3 Sekarang kita masuk ke invers matriks ordo 3×3, gimana sih cara perhitungannya? Apakah sama dengan matriks berordo 2×2? Sebenarnya, untuk menentukan invers dari matriks berordo 3×3 itu bisa dilakukan dengan beberapa cara, ada yang menggunakan metode Eliminasi Gauss-Jordan atau transformasi baris elementer dan menggunakan adjoin. Kali ini, gue bakal membahas perhitungan invers dengan Adjoin sama seperti matriks berordo 2×2. Apakah cara perhitungannya sama? Oke, langsung aja kita bahas deh biar tau caranya sama atau berbeda. Secara umum, rumus invers matriks adalah . Jadi rumus invers matriks 3×3 tetap menggunakan rumus umum tersebut ya. Nah, untuk menentukan determinan matriks 3×3, kita bisa menggunakan dua cara, yaitu metode Sarrus dan Minor-Kofaktor. Lalu, gimana cara menentukan Adjoin matriks 3×3? Elo harus ingat cara menentukan kofaktor matriks aij, yaitu Cij = -1i+jMij, di mana Mij adalah minor dari matriks Aij, sedangkan Cij adalah kofaktor A atau KofA. Berarti, C11 = -11+1M11=M11 , C12= -11+2M12= –M12 , dst sampai dihasilkan seperti ini. Selanjutnya kita cari determinannya, dengan cara Mij = detAij. Misalnya kita ambil contoh M11 = detA11 = menghilangkan elemen baris ke-1 dan kolom ke-1, sehingga hanya diperoleh ordo 2×2 untuk setiap elemennya, dst sehingga diperoleh seperti ini. Balik lagi, tujuan kita adalah untuk mencari Adjoin matriks A. Apa sih hubungannya dengan kofaktor? Kenapa kita perlu mencari kofaktor terlebih dahulu? Ternyata, hubungannya adalah Adjoin matriks A sama dengan transpose dari matriks A atau disimbolkan seperti ini AdjA = KofAt. Masih ingat kan transpose itu apa? Yap, elemen-elemen pada baris diganti jadi kolom, dan elemen kolom diganti jadi baris. Contoh Soal Invers Matriks 3×3 dan Jawabannya Supaya gak makin bingung, kita langsung cemplungin ke dalam angka-angka ya. Coba perhatikan kutipan video materi dari Zenius yang membahas Contoh Soal Tentang Invers Matriks 3×3 dengan Adjoin di bawah ini. Video Materi Premium Zenius tentang Contoh Soal Invers dari Matriks 3×3 dengan Adjoin Nah, dari situ, kita lanjut tentukan transpose dari KofA untuk menentukan AdjA. Sekarang kita masukkan rumusnya Gimana, lebih gampang setelah dimasukkan angka-angkanya kan? Dari penjelasan di atas tentang invers dari matriks 3×3, elo udah tau nih metode apa aja yang bisa elo gunakan, cara menentukan determinan dan Adjoin, dan cara perhitungan invers matriks berordo 3×3. Materi ini mungkin masuk dalam TPS Tes Potensi Skolastik dalam UTBK, lho. Makanya gak ada salahnya untuk benar-benar paham tentang materi invers matriks yang satu ini. Biar makin paham elo bisa cek materi belajar di banner bawah ini dengan penjelasan dan latihan soal yang lebih banyak lagi. Jangan lupa login atau daftar dulu biar punya akun Zenius. Abis itu tinggal elo ketik topik materi yang mau dipelajari di kolom pencarian. Klik banner di atas! Oke, sampai sini dulu deh penjelasan mengenai invers matriks. Semoga apa yang udah gue sampaikan di atas bisa memudahkan proses belajar dan mengerjakan tugas. Kalau elo masih bingung, langsung bilang di kolom komentar bagian mana yang masih elo kurang paham ya! O ya, gue juga mau rekomendasiin paket belajar dari Zenius buat elo yang duduk di kelas 10, 11, dan 12 SMA. Melalui paket ini elo bisa akses ke ribuan video materi belajar, latihan soal, tryout, dan sesi live class buat bantu ningkatin nilai rapor elo. Cek info selengkapnya dengan klik banner di bawah ya! Baca Juga Artikel Lainnya Induksi Matematika untuk Membuktikan Rumus Materi Matematika SMP Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel PLSV dan PTLSV Yuk, Kenalan sama Barisan dan Deret Aritmetika! Originally published September 28, 2021 Updated by Silvia Dwi & Arieni Mayesha Dalam artikel Matematika kelas 11 ini akan menjelaskan cara mencari determinan dan invers suatu matriks disertai dengan beberapa contoh soal dan pembahasannya. — Di artikel sebelumnya, kita udah belajar mengenai pengertian serta operasi hitung pada matriks. Hayoo, ada yang masih ingat syarat perkalian dua matriks itu apa? Nah loh! Masa sih udah lupa aja. Coba deh baca-baca lagi artikel di link ini kalau kamu lupa. Nah, bahasan kali ini masih seputar matriks, nih. Pasti kamu udah tau dari judul artikel di atas. Yap! Bener banget. Kita akan belajar tentang cara mencari determinan dan invers matriks. Waduh, bagaimana tuh ya? Langsung aja yuk kita simak bersama-sama. Cara Mencari Determinan Matriks Well, kita mulai dari cara mencari determinan matriks terlebih dahulu, ya. Kenapa? Soalnya, untuk mencari invers matriks, kita perlu mencari determinan matriksnya lebih dulu. Teman-teman ada yang udah tau apa itu determinan matriks? Determinan adalah nilai yang dapat dihitung dari unsur-unsur suatu matriks persegi. Maksudnya matriks persegi tuh yang kayak gimana sih? Matriks persegi adalah matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama, sehingga kalau kita gambarkan bentuk matriksnya, akan membentuk bangun layaknya persegi. “Jadi, kalau jumlah baris dan kolomnya nggak sama, kita nggak bisa mencari determinannya?” Jawabannya udah pasti, sumber Gimana, paham ya sampai sini? Oke, kita lanjut, ya. Misalnya, terdapat suatu matriks yang kita beri nama matriks A. Determinan matriks A bisa ditulis dengan tanda det A, det A, atau A. Nah, cara mencari determinan suatu matriks juga berbeda-beda, tergantung dari ordonya. Kita bahas satu-satu, ya… Baca juga Memahami Konsep Turunan Fungsi Aljabar a. Determinan Matriks Ordo 2×2 Misalkan,adalah matriks berordo 2×2. Elemen a dan d terletak pada diagonal utama, sedangkan elemen b dan c terletak pada diagonal kedua. Determinan matriks A dapat diperoleh dengan mengurangkan hasil kali elemen-elemen diagonal utama dengan hasil kali elemen-elemen diagonal kedua. Nah, supaya kamu nggak bingung, coba kita perhatikan contoh soal di bawah ini. Contoh soal Tentukanlah determinan matriks berikut! Pembahasan Teman-teman, mudah kan ternyata. Hm, kira-kira, mencari determinan matriks berordo 3×3 mudah juga nggak ya? Yuk, kita cari tau! b. Determinan Matriks Ordo 3×3 Misalkan,adalah matriks berordo 3×3. Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mencari determinannya, yaitu menggunakan aturan Sarrus dan metode minor-kofaktor. Hmm… Kamu pasti bingung ya maksud rumus di atas. Tenang aja, di bawah ini udah ada contoh soal dan pembahasannya kok. Jadi, bisa kamu pahami dengan baik. Tapi, jangan cuma dibaca aja ya. Supaya kamu lebih mudah paham, coba deh ikutan corat-coret di kertas. Yuk, siapkan pulpen dan kertasnya! Baca juga Kedudukan Titik dan Garis Lurus pada Lingkaran Contoh soal determinan matriks Tentukan determinan matriks berikut ini menggunakan aturan Sarrus dan metode minor-kofaktor! Pembahasan Aturan Sarrus Agar lebih mudah, kita tulis kembali elemen-elemen pada kolom ke-1 dan ke-2 di sebelah kanan matriks A sebagai berikut Kemudian, kita tarik garis putus-putus seperti gambar di atas. Kalikan elemen-elemen yang terkena garis putus-putus tersebut. Hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna biru diberi tanda positif +, sedangkan hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna oranye diberi tanda negatif -. Ingat urutan penulisannya juga, ya! Sepintas terlihat cukup rumit ya. Tapi, kalau kamu sering berlatih soal, pasti akan hafal dengan sendirinya. Jadi, jangan malas untuk berlatih soal, ya! Sekarang, kita coba kerjakan menggunakan metode yang satunya lagi kuy! Metode Minor-Kofaktor Berdasarkan rumus minor-kofaktor di atas, determinan matriks A dapat dicari dengan menghitung jumlah seluruh hasil kali antara kofaktor matriks bagian dari matriks A dengan elemen-elemen pada salah satu baris atau kolom matriks A. Jadi, pertama, kita pilih salah satu baris atau kolom matriks A untuk mendapatkan nilai determinannya. Misalnya, kita pilih baris ke-1. Elemen-elemen matriks baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13. Selanjutnya, karena kita pilih elemen-elemen pada baris ke-1, rumus determinan matriks yang kita gunakan adalah sebagai berikut Langkah kedua, kita cari kofaktor matriks bagian dari matriks A Cij. Cij = -1i+j Mij dan Mij = det Aij dengan Aij merupakan matriks bagian dari matriks A yang diperoleh dengan menghilangkan baris ke-i dan kolom ke-j. Maksudnya bagaimana? Oke, coba kamu perhatikan baik-baik ya. Sebelumnya, kita telah memilih elemen-elemen pada baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13. Oleh karena itu, matriks bagian dari matriks A nya adalah A11, A12, dan A13. A11 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-1. A12 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-2. A13 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-3. Sehingga, Kalau kamu perhatikan, nilai determinan matriks A yang dihasilkan menggunakan dua metode di atas akan sama aja ya. Jadi, kamu tinggal pilih nih, mana metode yang menurutmu paling mudah. Tapi, meskipun begitu, ada baiknya kamu juga pahami kedua-duanya. Kenapa? Siapa tau di ujian nanti keluar dua-duanya, loh. Mau punya banyak latihan soal? Langsung aja cek fitur Bank Soal di aplikasi Ruangguru ya. Oh iya, kamu juga perlu tau nih, determinan matriks memiliki beberapa sifat sebagai berikut Teman-teman, ada pertanyaan nggak sejauh ini? Kalau ada yang ingin ditanyakan, tulis aja pertanyaanmu di kolom komentar, ya. Kita lanjut ke materi berikutnya yuk, yaitu invers matriks. Ada yang udah nggak sabar mau tau cara mencari invers suatu matriks? Yok lah kita simak bahasan berikut. Cara Mencari Invers Matriks Kamu pasti nggak asing lagi dengan istilah invers. Saat mendengar kata invers, kamu pasti teringat materi fungsi invers yang udah pernah kamu pelajari sebelumnya. Invers dapat juga diartikan sebagai lawan dari sesuatu kebalikan. Invers matriks adalah kebalikan invers dari sebuah matriks. Jadi, apabila matriks tersebut dikalikan dengan inversnya, maka akan menjadi matriks identitas. Pada fungsi invers, kita disuruh mencari kebalikan dari fungsi tersebut. Misalnya aja, invers dari fx = 2x, maka jawabannya adalah f-1 x = ½ x. Gimana cara mencarinya? Kalau lupa, bisa langsung klik link di bawah ini. Baca juga Apakah Fungsi Invers itu? Invers pada fungsi dengan invers pada matriks tentu aja berbeda. Selain itu, sama halnya dengan determinan, ordo matriks mempengaruhi cara mencari invers pada matriks tersebut. Nah, jika suatu matriks memiliki invers, maka dapat dikatakan matriks tersebut adalah matriks nonsingular. Sebaliknya, jika suatu matriks tidak memiliki invers, maka matriks tersebut merupakan matriks singular. Teman-teman, untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai mencari invers matriks dapat kamu perhatikan penjelasan di bawah ini. a. Invers Matriks Ordo 2×2 Kita langsung ke contoh soal ya agar kamu semakin paham. Contoh soal invers matriks ordo 2×2 Tentukanlah invers dari matriks berikut. Pembahasan Catatan elemen-elemen yang berada di lingkar biru merupakan diagonal utama matriks A yang ditukar posisinya, sedangkan elemen-elemen yang berada di lingkar oranye merupakan diagonal kedua matriks A yang dikalikan dengan minus satu -1. Gimana, paham ya dengan pembahasan di atas. Lanjut ke invers matriks ordo 3×3 yuk! b. Invers Matriks Ordo 3×3 Mencari invers matriks berordo 3×3 dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan adjoin dan transformasi baris elementer. Hm, kira-kira seperti apa ya penjelasan lebih detailnya. Mari kita bahas satu persatu, ya. Invers matriks ordo 3×3 dengan adjoin Pada penjelasan sebelumnya tentang determinan matriks, kamu udah tau kan bagaimana cara mencari kofaktor dari suatu matriks. Nah, dari kofaktor-kofaktor tersebut, kita dapat menentukan adjoin matriksnya, lho. Adjoin matriks merupakan transpose dari suatu matriks yang elemen-elemennya merupakan kofaktor dari elemen-elemen matriks tersebut. Sekarang, coba perhatikan contoh soal di bawah ini. Contoh soal invers matriks ordo 3×3 dengan adjoin Tentukan invers matriks berikut dengan menggunakan adjoin! Penyelesaian Oke, berdasarkan rumus di atas, kita membutuhkan determinan dan adjoin matriks A. Pertama, kita cari terlebih dahulu determinan matriks A menggunakan metode yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bisa dengan cara aturan Sarrus ataupun metode minor-kofaktor. Misalnya, kita akan menggunakan metode Sarrus, sehingga Kemudian, kita tentukan adjoin matriks dengan mencari kofaktor matriks A tersebut. Oleh karena itu, Jadi, Invers matriks ordo 3×3 dengan transformasi baris elementer Untuk menentukan invers matriks menggunakan transformasi baris elementer, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini. Bingung ya sama langkah-langkah di atas? Yaudah, supaya nggak bingung, di bawah ini ada contoh soal, nih. Gimana kalo kita kerjakan sama-sama. Pulpen dan kertas tadi masih ada, kan? Contoh soal invers matriks 3×3 dengan transformasi baris elementer Tentukan invers matriks A dengan transformasi baris elementer. Pembahasan Pertama-tama, kita bentuk matriks A menjadi matriks A3I3. Lalu, kita transformasikan matriks A3I3 ke bentuk I3A3. Kita bisa menggunakan beberapa cara seperti yang dijelaskan poin a-d pada langkah ke-2 rumus di atas. Keterangan 1 B2-2B1 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1. 2 B3-2B1 = elemen-elemen baris ke-3 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1. 3 B3+B2 = elemen-elemen baris ke-3 ditambah elemen-elemen baris ke-2. 4 1/5B3 = elemen-elemen baris ke-3 dikali degan ⅕. 5 B2-2B3 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-3. 6 B1-B2 = elemen-elemen baris ke-1 dikurang elemen-elemen baris ke-2. Sehingga, diperoleh invers matriks A, yaitu “Ingin berkata kasar tapi diriku terlalu Masya Allah”. Pusing ya? Belajarnya pelan-pelan aja dulu. Baca dan pahami penjelasannya berulang-ulang. Selain itu, coba juga untuk latihan mengerjakan beberapa soal. Ingat! Belajar Matematika itu butuh kesabaran, waktu, dan ketekunan, loh. Makanya, jangan harap sekali belajar langsung hafal rumus dan expert menjawab soal. Apalagi kalau besok ada ulangan, terus baru hari ini kamu belajar. Duh! Hasilnya udah pasti kurang maksimal. Coba deh baca artikel 7 solusi belajar menghadapi ulangan Matematika di blog Ruangguru biar lain kali kamu punya strategi yang tepat agar ulangan kamu nggak remed terus. Nah, teman-teman, kita lanjut ya. Invers pada matriks juga memiliki beberapa sifat yang bisa kamu ketahui. Apa aja ya? Ini dia! Waduh, banyak juga ya materi yang kita pelajari hari ini. Semoga penjelasan mengenai cara mencari determinan dan invers matriks di atas tadi bermanfaat ya buat kamu. Oh iya, kalau misalnya kamu masih kurang mengerti dengan materi ini dan ingin penjelasan yang lebih lengkap dan menarik, kamu bisa kok cobain belajar lewat aplikasi ruangbelajar. Bukan hanya video animasi menariknya aja yang bikin kamu nggak gampang bosen, tapi juga Master Teachernya yang asik dan keren-keren. Buruan langganan yuk sekarang! Sumber referensi Wirodikromo, S. dan Darmanto, M. 2019 Matematika untuk SMA/MA Kelas XI kelompok Wajib 2. JakartaErlangga. Artikel ini telah diperbaharui pada 15 Maret 2023. Created by Anna Szczepanek, PhDReviewed by Wojciech Sas, PhD and Jack BowaterLast updated Jun 05, 2023Welcome to Omni's cofactor matrix calculator! Don't hesitate to make use of it whenever you need to find the matrix of cofactors of a given square matrix. If you want to learn how we define the cofactor matrix, or look for the step-by-step instruction on how to find the cofactor matrix, look no further! Scroll down to find an article where you can find even more we will tell you how to quickly and easily compute the cofactor 2×2 matrix and reveal the secret of finding the inverse matrix using the cofactor method! Are you looking for the cofactor method of calculating determinants? Visit our dedicated cofactor expansion calculator!How do we define the cofactor matrix? The cofactor matrix of a given square matrix consists of first minors multiplied by sign factors The first minor is the determinant of the matrix cut down from the original matrix by deleting one row and one column. To learn about determinants, visit our determinant calculator. The sign factor is -1 if the index of the row that we removed plus the index of the column that we removed is equal to an odd number; otherwise, the sign factor is 1. More formally, let A be a square matrix of size n × n. Consider i,j=1,...,n. The i, j-minor is the determinant of the n-1 × n-1 submatrix of A formed by removing the i-th row and j-th column. The sign factor is -1i+j. Multiplying the minor by the sign factor, we obtain the i, j-cofactor. Putting all the individual cofactors into a matrix results in the cofactor matrix. Don't worry if you feel a bit overwhelmed by all this theoretical knowledge - in the next section, we will turn it into step-by-step instruction on how to find the cofactor matrix. First, however, let us discuss the sign factor pattern a bit more. Sign factor pattern Formally, the sign factor is defined as -1i+j, where i and j are the row and column index respectively of the element we are currently considering. In fact, the signs we obtain in this way form a nice alternating pattern, which makes the sign factor easy to rememberAs you can see, the pattern begins with a "+" in the top left corner of the matrix and then alternates "-/+" throughout the first row. The second row begins with a "-" and then alternates "+/−", to find the cofactor matrix? Suppose A is an n × n matrix with real or complex entries. To find the cofactor matrix of A, follow these steps Cross out the i-th row and the j-th column of A. You obtain a n - 1 × n - 1 submatrix of A. Compute the determinant of this submatrix. You have found the i, j-minor of A. Determine the sign factor -1i+j. Multiply the i, j-minor of A by the sign factor. The result is exactly the i, j-cofactor of A! Repeat Steps 1-4 for all i,j = 1,...,n. 👉 If you ever need to calculate the adjoint aka adjugate matrix, remember that it is just the transpose of the cofactor matrix of A. Learn more in the adjoint matrix matrix 2×2 As an example, let's discuss how to find the cofactor of the 2 x 2 matrix[abcd]\qquad \small \begin{bmatrix} a & b \\ c & d \end{bmatrix} There are four coefficients, so we will repeat Steps 1, 2, and 3 from the previous section four times. Let i=1 and j=1. When we cross out the first row and the first column, we get a 1 × 1 matrix whose single coefficient is equal to d. The determinant of such a matrix is equal to d as well. The sign factor is -11+1 = 1, so the 1, 1-cofactor of the original 2 × 2 matrix is d. Let i=1 and j=2. Similarly, deleting the first row and the second column gives the 1 × 1 matrix containing c. Its determinant is c. The sign factor is -11+2 = -1, and the 1, 2-cofactor of the original matrix is -c. Let i=2 and j=1. Deleting the second row and the first column, we get the 1 × 1 matrix containing b. Its determinant is b. The sign factor is equal to -12+1 = -1, so the 2, 1-cofactor of our matrix is equal to -b. Let i=2 and j=2. Lastly, we delete the second row and the second column, which leads to the 1 × 1 matrix containing a. Its determinant is a. The sign factor equals -12+2 = 1, and so the 2, 2-cofactor of the original 2 × 2 matrix is equal to a. Next, we write down the matrix of cofactors by putting the i, j-cofactor into the i-th row and j-th column The 1, 1-cofactor goes to the first row and first column [d]\qquad \small \begin{bmatrix} d & \\ & \end{bmatrix} The 1, 2-cofactor goes to the first row and second column [d−c]\qquad \small \begin{bmatrix} d & -c \\ & \end{bmatrix} The 2, 1-cofactor goes to the second row and first column [d−c−b]\qquad \small \begin{bmatrix} d & -c \\ -b & \end{bmatrix} The 2, 2-cofactor goes to the second row and second column [d−c−ba]\qquad \small \begin{bmatrix} d & -c \\ -b & a \end{bmatrix} As you can see, it's not at all hard to determine the cofactor matrix 2 × 2 .How to use this cofactor matrix calculator? In contrast to the 2 × 2 case, calculating the cofactor matrix of a bigger matrix can be exhausting - imagine computing several dozens of cofactors... Don't worry! Omni's cofactor matrix calculator is here to save your time and effort! Follow these steps to use our calculator like a pro Choose the size of the matrix; Enter the coefficients of your matrix; Tip the cofactor matrix calculator updates the preview of the matrix as you input the coefficients in the calculator's fields. Use this feature to verify if the matrix is correct. You can find the cofactor matrix of the original matrix at the bottom of the calculator. Finding inverse matrix using cofactor method The cofactor matrix plays an important role when we want to inverse a matrix. If you want to find the inverse of a matrix A with the help of the cofactor matrix, follow these steps Estimate the cofactor matrix of A. Calculate the transpose of this cofactor matrix of A. Evaluate the determinant of A. Multiply the matrix obtained in Step 2 by 1/determinantA. Congratulate yourself on finding the inverse matrix using the cofactor method! FAQ How do I find the cofactor of a 2×2 matrix?To find the cofactor matrix of a 2x2 matrix, follow these instructions Swap the diagonal elements. Swap the anti-diagonal elements, the upper-right and the bottom-left element. Change signs of the anti-diagonal elements. Congratulate yourself on finding the cofactor matrix! How do I find minors of 2×2 matrix?To find the i, j-th minor of the 2×2 matrix, cross out the i-th row and j-th column of your matrix. The remaining element is the minor you're looking for. In particular The minor of a diagonal element is the other diagonal element; and The minor of an anti-diagonal element is the other anti-diagonal element. How do I find the inverse matrix using a cofactor?The inverse matrix A-1 is given by the formula A-1 = 1/detA × cofactorAT, where detA is the determinant of A; and cofactorAT is the transpose of the cofactor matrix of A. How do I find minors and cofactors of a matrix?To find minors and cofactors, you have to To find the i, j-th minor, cross out the i-th row and j-th column of your matrix and compute the determinant of the remaining matrix. To compute the i, j-th cofactor, multiply the i, j-th minor by the sign factor -1i+j. Enter the coefficients in the fields are interpreted as zeros. Precision 6 decimal matrixCharacteristic polynomialCholesky decomposition… 32 more Hai Quipperian, apakah kamu masih ingat materi tentang matriks? Membahas masalah matriks, jangan ciut nyali dulu ya. Sebenarnya, matriks itu mudah asal kamu giat untuk memahaminya. Saat membahas matriks, ada dua besaran yang tak boleh terlewatkan, yaitu determinan dan invers. Apa sih determinan dan invers matriks itu? Bagaimana pula cara mencarinya? Daripada penasaran, yuk simak artikel selengkapnya! Pengertian Determinan dan Invers Matriks Determinan adalah suatu nilai yang bisa ditentukan dari unsur-unsur matriks persegi. Jika bentuknya tidak persegi, tentu tidak bisa ditentukan determinannya. Matriks persegi adalah matriks yang jumlah baris dan kolomnya sama, contoh matriks 2 x 2 dan matriks 3 x 3. Lalu, apa yang dimaksud invers matriks? Invers matriks adalah kebalikan dari matriks awal dan dinyatakan sebagai matriks baru. Lalu, bagaimana cara menentukan determinan serta invers? Cara Menentukan Determinan Matriks Berikut ini akan dijabarkan cara menentukan determinan untuk beberapa matriks persegi. 1. Cara menentukan determinan matriks 2 x 2 Matriks 2 x 2 adalah matriks yang memiliki jumlah baris 2 dan jumlah kolom 2 seperti berikut. Cara menentukan determinannya cukup mudah, yaitu sebagai berikut. Lakukan perkalian elemen pada diagonal utama, yaitu ad. Lakukan perkalian elemen pada diagonal sekunder, yaitu bc. Kurangkan hasil perkalian diagonal utama dan diagonal sekunder, ad – bc. Dengan demikian, detP = ad – bc. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut. Tentukan determinan matriks ! Pembahasan Determinan matriks P bisa ditentukan seperti berikut. 2. Cara menentukan determinan matriks 3 x 3 Matriks 3 x 3 adalah matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom sebanyak 3. Oleh karena jumlah baris dan kolomnya lebih banyak daripada matriks 2 x 2, maka cara menentukan determinannya juga lebih rumit. Ada beberapa cara yang bisa Quipperian gunakan untuk menentukan determinan matriks ini, yaitu sebagai berikut. Metode Sarrus Metode Sarrus termasuk salah satu metode paling mudah untuk menentukan determinan matriks. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. Elemen matriks pada kolom ke-1 dan ke-2 ditulis kembali di belakang kolom ke-3. Lakukan perkalian menyilang yang melalui tiga elemen ke kanan bawah dimulai dari kolom paling depan kolom ke-1. Lalu, jumlahkan hasilnya sebagai x1. Lakukan perkalian menyilang melalui tiga elemen ke kiri bawah dari kolom paling belakang kolom ke-5. Lalu, jumlahkan hasilnya sebagai x2. Tentukan hasil determinannya dengan mengurangkan x1 dengan x2. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut. Tentukan determinannya dengan Metode Sarrus! Pembahasan Mula-mula, kamu harus menulis kembali kolom ke-1 dan ke-2 di belakang kolom ketiga. Lalu, lakukan perkalian menyilang dari kolom ke-1 ke arah kanan bawah. Lakukan langkah yang sama, namun dengan arah yang berlawanan. Terakhir, kurangkan hasil x1 dan x2. Jadi, determinan P adalah -12. Metode reduksi baris Metode reduksi adalah metode yang dilakukan dengan membuat elemen matriksnya berbentuk segitiga, umumnya segitiga atas seperti berikut. Segitiga atas yang dimaksud adalah nilai 0 di elemen a21, a31, dan a32. Jika kamu mendapatkan perintah untuk menggunakan metode reduksi baris, pastikan bahwa elemen-elemen tersebut bernilai 0. Lantas, bagaimana jika nilai awalnya tidak 0? Maka kamu harus mengoperasikan elemen antarbarisnya sedemikian sehingga nilai pada elemen a21, a31, dan a32 bernilai 0. Operasi antarbaris juga meliputi pertukaran antarbaris, misal baris ke-1 ditukar dengan baris ke-3. Jika terjadi pertukaran baris, kamu harus mengalikan matriks itu dengan -1. Perhatikan contoh berikut. Tentukan determinannya dengan metode reduksi baris! Pembahasan Di matriks tersebut sudah ada baris yang bernilai 0, yaitu pada a12. Kamu bisa menukarkan baris ke-1 dan baris ke-3 untuk memudahkan operasi bilangan di setiap elemen. Langkah selanjutnya adalah mengoperasikan sedemikian sehingga elemen a21 = 0, yaitu dengan melakukan penjumlahan antara B2 baris 2 dengan 4 kali B1 baris 1. Metode minor kofaktor Metode minor kofaktor adalah metode penentuan determinan matriks menggunakan minor kofaktor matriks. Mungkin, kamu lebih mengenalnya dengan metode tutup baris kolom. Secara matematis, rumus determinan matriks dengan minor kofaktor adalah sebagai berikut. Dengan C = kofaktor ke-ij dan M = minor ke-ij. Perhatikan contoh berikut. Tentukan determinannya dengan metode minor kofaktor. Mula-mula, kamu harus mencari C11, C12, dan, C13 seperti berikut. Nilai C11 Diperoleh Nilai C12 Diperoleh Nilai C13 Diperoleh Dengan demikian, determinan P dirumuskan sebagai berikut. Ternyata, hasil determinan P yang diperoleh dari metode Sarrus, metode reduksi baris, dan metode minor kofaktor sama lho. Untuk mengerjakan soal-soal serupa, pilihlah metode yang kamu anggap lebih mudah, ya. Cara di atas juga bisa diterapkan pada matriks ordo 4 x 4. Namun, pembahasan lengkap tentang determinan matriks 4 x 4 akan kamu jumpai di bangku perguruan tinggi. ☺ Cara Menentukan Invers Matriks Sama seperti determinan, untuk menentukan invers matriks, kamu bisa menggunakan beberapa metode. Salah satu metodenya melibatkan nilai determinan. Lantas, bagaimana cara menentukan invers matriks? Cara menentukan invers matriks 2 x 2 Untuk menentukan invers matriks 2 x 2 hanya ada satu cara, yaitu dengan persamaan berikut. Adjoin P diperoleh dengan menukar elemen matriks a11 dan a22, lalu mengalikan elemen matriks a12 dan a21 dengan -1. Perhatikan contoh berikut. Tentukan invers matriks P berikut. Pembahasan Mula-mula, kamu harus menentukan determinan matriksnya. Selanjutnya, tentukan adjoin P. Dengan demikian, invers matriks P bisa dinyatakan sebagai berikut. Cara menentukan invers matriks 3 x 3 Invers matriks 3 x 3 bisa ditentukan dengan dua cara, yaitu adjoin dan OBE operasi baris elementer. Apa perbedaan antara kedua cara itu? Metode adjoin Cara menentukan matriks 3 x 3 dengan adjoin dilakukan dengan mencari semua kofaktor di setiap elemen matriksnya. Cara mencari kofaktor sama dengan cara sebelumnya, yaitu dengan menutup baris dan kolom. Perhatikan contoh berikut. Tentukan invers matriks P tersebut dengan metode adjoin! Pembahasan Mula-mula, kamu harus mencari C11, C12, C13, sampai C33 seperti berikut. Nilai C11 Diperoleh Nilai C12 Diperoleh Nilai C13 Diperoleh Nilai C21 Diperoleh Nilai C22 Diperoleh Nilai C23 Diperoleh Nilai C31 Diperoleh Nilai C32 Diperoleh Nilai C33 Diperoleh Dengan demikian, kofaktor matriks P adalah sebagai berikut. Lalu, tentukan adjoin matriks P dengan mengubah elemen baris menjadi kolom seperti berikut. Jadi, invers matriks P adalah sebagai berikut. Sampai sini, apakah Quipperian sudah paham? Metode OBE operasi baris elementer Cara ini hampir sama dengan metode reduksi baris pada determinan. Bedanya, kamu harus mengarahkan matriksnya menjadi matriks identitas. Persamaan umum untuk menyelesaikan metode obe ini adalah sebagai berikut. Perhatikan contoh berikut. Tentukan invers matriks tersebut dengan metode obe! Pembahasan Mula-mula, kamu harus menentukan persamaan umumnya seperti berikut. Dari langkah yang sedemikian panjang, diperoleh invers matriks P yaitu sebagai berikut. Ternyata, hasil inversnya sama dengan invers matriks cara adjoin. Namun, cara OBE ini lebih panjang dan rumit. Dalam penerapannya, Quipperian bisa memilih cara yang dianggap lebih mudah, ya. Sampai sini, apakah Quipperian sudah paham bagaimana cara menentukan determinan dan invers matriks? Itulah pembahasan Quipper Blog kali ini. Semoga bermanfaat, ya. Untuk materi lengkapnya, bisa Quipperian lihat di Quipper Video. Yuk, buruan gabung biar ujian jadi lebih siap! Salam Quipper!

cara mencari kofaktor matriks 3x3